Another View of the Existence of Mass and Electric Charge

In this universe we are used to seeing objects that are real and not accustomed to seeing objects that are not real. Real objects have a positive value and unreal objects have a negative value, such as the mass of an object has a positive value and we are very difficult to accept that the mass of an object has a negative value. If indeed the universe can only form something positive, then what about the negative value of charge on electrons, maybe this was formed because it was determined by the human mind. So that the negative charge does not conflict with nature, the negative value is formed from the difference between two positive values. It is estimated that in this universe there is and there is only one universal energy field that forms charge and mass, because the mass value of sub-particles is constant, the universal energy field must be in the form of waves with constant frequency and amplitude. Because the mass is formed by wave of universal energy, the phase difference between the mass wave and a single wave of universal energy forms a charge, for negative charges, for example, the phase difference is lagging and for positive charges, for example, the leading phase difference, while for uncharged, there is no phase difference. Mass is the amplitude of the universal energy wave, which is why it can easily turn into a very large amount of energy, E = mc^2. Likewise in the atom, there will be a balance or superposition of the three universal energy waves, namely between neutrons (zero phase difference or no charge), protons (leading phase difference or positive charge) and electrons (lagging phase difference or negative charge). The existence of this universal energy field wave can also explain why atoms, very small objects, can be very strong, such as metal, iron and concrete, which can withstand tons of weight  and can also explain why magnetic fields can penetrate non-magnetic objects. It is estimated that this universe contains a very very large or super dense energy field wave of the universe’s energy and does not contain sub-particles of very, very small mass. It looks like a vacuum but it contains a super dense energy field of the universe. Only a genius can calculate how big the energy density and frequency of this universal energy field wave is and can explain what form this energy field wave takes, whether it is a gravitational field wave, or an electromagnetic field wave, or a multi-dimensional field wave.

Pandangan lain tentang Keberadaan Massa dan Muatan Listrik

Di alam semesta ini kita terbiasa melihat benda-benda yang nyata dan tidak terbiasa melihat benda yang tidak nyata. Benda nyata punya harga positif dan benda tidak nyata punya harga negatif, seperti massa benda adalah berharga positif dan kita sangat sulit menerima adanya massa benda yang berharga negatif. Kalau memang alam semesta ini hanya bisa membentuk suatu yang berharga positif lantas bagimana dengan muatan elektron yang bisa berharga negatif, mungkin hal ini terbentuk karena ditetapkan oleh pikiran manusia. Agar harga negatif muatan tidak bertentangan dengan alam maka harga negatif dibentuk dari selisih dua harga positif. Diperkirakan bahwa di  alam ini ada dan hanya ada satu-satunya medan energi semesta berharga positif yang membentuk muatan dan massa, karena harga massa sub partikel adalah konstan maka medan energi semesta itu harus berbentuk gelombang dengan frekuensi dan amplituda yang konstan. Karena massa dibentuk oleh gelombang energi semesta maka beda phasa gelombang massa dengan gelombang tunggal energi semesta membentuk muatan, untuk muatan negatif misalkan beda phasa tertinggal (lagging) dan untuk muatan positif misalkan beda phasa terdepan (leading) sedangkan untuk tidak bermuatan berarti tidak ada beda phasa. Massa adalah amplituda dari gelombang energi semesta, oleh karena itu mengapa massa itu bisa mudah berubah menjadi energi yang sangat besar, E = mc^2. Begitu juga yang ada di dalam atom, akan ada kesimbangan atau superposisi dari tiga gelombang energi semesta yaitu antara netron (beda phasa nol atau tidak ada muatan), proton (beda phasa terdepan atau muatan positif) dan elektron (beda phasa tertinggal atau muatan negatif). Dengan adanya gelombang medan energi semesta ini pulalah dapat menjelaskan mengapa atom, benda yang sangat kecil, bisa sangat kuat, contohnya seperti bahan metal, besi dan beton yang bisa menahan bobot berton-ton dan juga bisa menjelaskan mengapa medan magnet bisa tembus benda non-magnetis. Diperkirakan alam semesta ini berisi gelombang medan energi semesta yang rapat energinya amat sangat besar atau super padat dan bukan berisi sub-partikel bermassa sangat-sangat kecil. Kelihatannya vakum tetapi ternyata berisi medan energi semesta super padat. Hanya seorang genius yang bisa menghitung berapa besar rapat energi dan frequency dari gelombang medan energi semesta ini dan bisa menjelaskan berbentuk apa gelombang medan energi ini, apakah gelombang medan gravitasi, ataukah gelombang medan elektromagnetik, ataukah gelombang medan berdimensi banyak.